Kamis, 09 April 2015

E-PR dalam Public Relation

E-PR Bagi Dunia Public Relations (Cyber PR)
     Public Relations yang menggunakan media internet disebut juga E-PR atau Inisiatif PR. Inisiatif PR ini di Indonesia lebih dikenal dengan Cyber PR. E dalam E-PR adalah mengacu pada media elektronik internet (co : E-mail, E-Commerce). Bagi perusahaan membangun hubungan antara bisnis di suatu perusahaan dan public audience merupakan hal yang sangat penting , dan internet mampu melakukan nya Ribuan One to One Relations dapat di bangun secara simultan secara interaktif Beberapa peristilahan dalam dunia E-PR :
1.        Banners ads yaitu sejenis iklan kecil yang ditempatkan di situs web 
2.        Cost per click(CpC) yaitu biaya yang dikenakan kepada si pengiklan setiap kali seorang pengunjung mengklik iklan banner mereka. 
3.        CPM (Cost Per Thousand) yaitu menghitung biaya iklan banner jika suatu situs web menjual ruang iklan yang didasarkan atas impression. 
4.        CyberMall yaitu kumpulan took maya yang dikumpulkan dalam satu situs mall online, disebut juga internet shopping mall.
5.         Cybernout yaitu orang yang ber’selancar’ di dunia maya. 
6.        Hits yaitu berapa kali pengunjung mengakses ke suatu situs web atau file atau objek yang ada di situs web.
7.         Unsolicited Email yaitu mengirim email promosi ke sekelompok orang secara random dan tanpa dasar persetujuan. Sama dengan spamming. 
8.        Viral marketing yaitu gaya publisitas dari mulut ke mulut . 
9.        Impressions / Page views yaitu apabila iklan banner dilihat.jika seseorang mengunjungi suatu halaman web enam kali dan melihat iklan berarti akan menghasilkan enam impressions.
PR
Definisi PR menurut Frank Jefkins adalah Public relations consist of all forms of planned communications, outwards, between an organization and its public for the purposes of achieving specific objectives concering mutual understanding ( PR merupakan keseluruhan bentuk komunikasi yabg terencana, baik itu keluar maupun kedalam, yakni antara suatu organisasi dengan publiknya dalam rangka mencapai tujuan yang spesifik atas dasar adanya saling pengertian).
INTERNET
     Internet berasal dari kata Interconnection Networking , Inter kependekkan dari International, Connection berarti hubungan dan Networking adalah Jaringan. Sehingga internet merupakan system komunikasi yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia.
Berbagai jenis computer dengan spesifikasi yang berbeda-beda dapat saling berkomunikasi melalui internet. Beberapa bentuk jaringan yang berbeda-beda dapat saling bertukar informasi dan data melalui internet menggunakan seperangkat aturan yang disebut protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
     Untuk membedakan setiap computer atau jaringan yang terhubung ke internet maka digunakan sebuah identitas tertentu yang disebut alamat IP (IP Address). Alamat IP merupakan kombimasi angka-angka yang

menunjukkan identitas sebuah computer atau jaringan di Internet. Contoh alamat IP adalah : 203.130.232.140
Beberapa hal yang bisa dipahami PR melalui penggunaan internet:
1.        PR harus menyadari bahwa khalayak /public dapat mengakses Press Release yang dikirim melalui internet atau server dengan kata-kata yang mudah dipahami. 
2.        Public dapat mengakses Press Release dalam home page yang ada di world wide web.
3.        PR dapat membuat mailing list dari publiknya. 
Keuntungan PR menggunakan internet :
1.        Informasi cepat sampai pada public.
2.        Bagi PR, internet dapat berfungsi sebagai iklan , media , alat marketing sarana penyebaran informasi dan promosi. 
3.        Siapapun dapat mengakses internet. 
4.        Tidak terbatas ruang dan waktu. 
5.        Internet dapat membuka kesempatan melakukan hubungan komunikasi dalam bidang pemasaran secara langsung.
Kehadiran PR sangat membantu proses dalam memperoleh good will atau kesan positif dari masyarakat luas akan keberadaan sebuah perusahaan/organisasi yang dinaunginya, baik negeri maupun swasta. Begitu pula sebaliknya,perusahaan/organisasi tersebt juga sangat membutuhkan keberadaan PR, sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan. PR juga sebagai upaya untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan/organisasi maupun mengembalikan citra perusahaan/organisasi yang sudah mencapai krisis. Namun ada pula segelintir orang yang mungkin masih sempit mengartikan apa itu PR dan hanya bisa menjudgement bahwa PR adalah tidak lebih dari hanya menjual tampang saja. Sebenarnya kalau ditelusuri lebih dalam, kegiatan PR justru menguras ide dan pikiran untuk kelangsungan hidup sebuah perusahaan/organisasi agar tetap exsist. Maka itu, berbagai strategi atau ide-ide cemerlang sangat dibutuhkan didunia PR agar memperoleh hasil yang maksimal.Selain itu, ada pula PR yang berhubungan dengan manajemen, yang tugasnya adalah mendukung pembinaan, pemeliharaan jalur bersama antara organisasi dengan publiknya, menyangkut aktivitas komunikasi, pengertian, penerimaan dan kerjasama, melibatkan manajemen dalam permasalahan, membantu manajemen mampu menanggapi opini public, dan lain-lain. Sesungguhnya fungsi dasar dari PR itu sendiri adalah membentuk dan membina hubungan baik, dengan terciptanya hubungan baik maka, akan terciptalah kinerja dan kualitas kerja yang baik guna mencapai keuntungan baik bagi masyarakat, relasi maupun perusahaan/organisasi tersebut. Terbukti dengan berbagai tugas yang dihadapi oleh seorang PR sangatlah tidak benar apabila hanya mengandalkan wajah atau penampilan saja. Tetapi, apabila ingin dikaitkan dengan penampilan, memang seorang PR harus memiliki penampilan yang rapi sebagai penunjang pada saat bekerja. Namun, untuk berbagai profesi apapun, penampilan yang rapi akan memberikan kesan yang baik pada saat bekerja.
E-PR atau Cyber PR
E-PR adalah inisiatif PR yang menggunakan media internet sebagai sarana publisitasnya. Jika dengan E-PR, seorang PR dapat melewati batas penghalang yang ada di dunia fisik. Dengan E-PR seorang PR bisa langsung menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada target publik, membangun digital brand images, membina hubungan yang baik dengan berbagai media, melalui media center online, E-PR dapat digunakan sebagai sarana komunikasi pasar global maupun mitra bisnis internasional dengan biaya yang sangat minim, dan mendukung departemen pemasaran melalui 3 R, yaitu relations dengan berbagai target audiens, reputations melalui penggunaan teknologi modern, relevantions memberi informasi yang relevan dengan keinginan target audiens. PR juga dapat memanfaatkan potensi-potensi besar lainnya, seperti:

1. Komunikasi konstan
Internet bagaikan satpam yang tidak pernah tidur selama 24/7 (24 jam x 7 hari) dengan potensi target publik seluruh dunia.
2. Respons yang cepat
Internet memungkinkan PR merespons secara cepat dan serta-merta semua permasalahan dan pertanyaan dari para prospek dan pelanggan.
3. Pasar Global
Internet telah menutup jurang pemisah geografis (kecuali psikologis) setelah seorang PR terhubung ke dunia online. PR dapat langsung berkomunikasi dengan pasar di Arab Saudi, investor di Swedia, dan mitra bisnis di California dengan biaya yang sangat minim.
4. Interaktif
Internet membuat PR dapat memperoleh feedback dari pelanggan atau pengunjung situs web seorang PR. Dengan demikian, seorang PR bisa tahu keinginan mereka sehingga tidak perlu lagi menebak-nebak.

5. Komunikasi Dua Arah
Komunikasi antara organisasi PR dan publik merupakan tujuan utama aktivitas E-PR karena aktivitas ini akan membantu PR dalam membangun hubungan yang kuat dan saling bermanfaat yang tidak dapat dilakukan langsung oleh media offline.
6. Hemat
E-PR dapat membuat organisasi menjadi lebih hemat, mengingat E-PR tidak membutuhkan biaya cetak. Semakin murahnya biaya internet akan membuat biaya E-PR menjadi semakin terjangkau.
Kegiatan PR yang dilakukan di internet, meliputi:
a. Publikasi
Yang dimaksud publikasi disini adalah dengan tulisan yang berupa arikel, press release tetang sebuah organisasi maupun perusahaan-perusahaan. Kegiatan publikasi yang dilakukan PR dalam internet dapat dilakukan dengan jalan mengikuti mailing list yang sesuai dengan target market perusahaan/organsisasi. Dalam kegiatan E-PR millis ada dua jenis yaitu millis yang moderated dan millis yang non moderated. Kegiatan publikasi E-PR lain yang dapat dilakukan adalah melalui e-newsletter/ezine. Sesuai dengan manfaat E-PR maka ezine dapat menciptakan keharuman reputasi perusahaan/organisasi. Namun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam publikasi online menggunakan ezine adalah jangan sekali-kali melakukan spamming terhadap pengguna internet, karena dengan melakukan spamming maka kredibilitas perusahaan/organisasi akan hancur. Spamming adalah kegiatan berkonotasi negatif bagi pengguna internet, spamming bisa dikatakan sebagai kegiatan yang memaksakan kehendak dalam memberikan informasi. Jalan yang paling aman adalah mengirimkan newsletter pada anggota website yang secara sukarela mendaftarkan alamat emailnya untuk dikirimkan informasi tentang perusahaan/organisasi.
b. Menciptakan Berita (Media Relations)
Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan dapat dilakukan melalui email, jika seorang PR mempunyai database alamat email seorang wartawan akan lebih sangat mudah dalam mengirimkan siaran pers. Jika suatu perusahaan/organisasi mempunyai siaran pers yang butuh disampaikan dengan segera, kita tinggal sekali “click” maka siaran pers akan langsung sampai di meja wartawan.
Untuk tetap menjaga hubungan baik, kita bisa menyapa wartawan tersebut lewat email menanyakan kabar wartawan tersebut dan kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan. Bahkan jika sudah sangat akrab dengan wartawan tersebut, kita dapat melakukan wawancara/konferensi dengan menggunakan Instant Messenger seperti Yahoo Messenger, ICQ, atau yang lainnya.
Keuntungan melakukan kegiatan media relations dengan Internet adalah kita sebagai seorang PR sangat memudahkan para kuli tinta tersebut melakukan pekerjaannya. Bayangkan jika mereka harus melakukan wawancara dengan mendatangi kantor suatu perusahaan/organisasi, akan membuang waktu perjalanan yang cukup lama. Tetapi jika melakukan wawancara dengan melalui Instant Messenger, kerja para wartawan akan lebih mudah, hanya duduk di meja mereka, login, dan langsung dapat wawancara. Hasil wawancara langsung dapat dirangkum dalam bentu teks yang dapat diformat dalam MS word.
Praktisi e-PR harus seorang yang handal dalam berselancar di dunia maya dan tahu kemana saja mereka harus berselancar untuk membangun brand image. Selain itu praktisi e-PR juga harus mampu mengembangkan content untuk format distribusi apa saja (media cetak, radio, TV, situs web, e-mail, iTV, PDA, WAP, Usenet, dan sebagainya) agar dapat dengan tepat menjangkau berbagai macam audiens. Serta mengetahui kapan PR harus mempromosikan dan kapan PR harus bereaksi dan memberi tanggapan. Sifat dari e-PR adalah one to one secara cepat dan interaktif. 
ANALISA
Internet merupakan peralatan popular dari teknologi komputer, selain kemampuannya untuk menghubungkan baik manusia maupun data basedi seluruh dunia, internet juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi tanpa harus mengawalinya.
Pemanfaatan media web untuk kepentingan PR merupakan penghematan besar atas biaya kertas, cetak dan pengirimannya. Hemat merupakan salah satu manfaat dari penggunaan cyber-PR, seperti yang diungkapkan oleh Onggo (2004 : 6):
“ PR dalam dunia fisik dianggap lebih dapat mempengaruhi tanggapan dan respon pasar. Pengeluarannya pun lebih hemat dibandingkan pengeluaran iklan. E-PR (cyber-PR) dapat membuat organisasi lebih hemat mengingat E-PR tidak membutuhkan stastionery atau biaya cetak. Semakin murahnya biaya internet akan membuat biaya E-PR menjadi semakin terjangkau. “
Media online merupakan media yang terhubung melalui internet, sehingga pada akhirnya muncul divisi baru yang dikatakan sebagai Cyber PR. Singkatnya adalah inisiatif PR atau Public Relation yang menggunakan media internet sebagai sarana publikasinya. Inisiatif PR ini di Indonesia lebih dikenal dengan istilah Cyber Public Relations. Internet menuntut para pelaku PR untuk memanfaatkan media online tersebut, karena hal itu memang tidak dapat dihindari, apalagi jika perusahaan atau organisasi sudah memiliki situs web (website) atau bahkan sudah menggunakan email.
Istilah Cyber PR atau Electronic PR (E-PR) digunakan untuk kegiatan Public Relations (PR) yang menggunakan media internet sebagai media publikasinya. Saat ini keberadaan media online tidak dapat dihindarkan lagi, karena media online internet dan komunikasi teknologi merupakan media yang membuat seluruh dunia tersambung, sehingga dapat mendatangkan dampak sekaligus manfaat yang tidak bisa dibayangkan. Oleh karena itu PR memanfatkan keberadaan internet sebagai penyebaran informasi, yang pada akhirnya mempengaruhi persepsi public pada perusahaan atau organisasi, karena PR menyajikan berbagai informasi di media online-nya tersebut. Baik atau buruknya penilaian publik pada perusahaan atau organisasi bisa saja terjadi, yang tentu saja sangat bergantung pada kualitas informasi yang disajikan pada media online tersebut.
Ardianto (2009: 152) menyatakan beberapa keuntungan yang dapat diperoleh PR dalam menggunakan internet untuk meningkatkan citra instansi, diantaranya :
(a) Informasi cepat sampai pada publik; 
(b) Bagi PR, internet dapat berfungsi sebagai iklan, media, alat marketing, sarana penyebaran informasi, dan promosi;
(c) Siapapun dapat mengakses internet; 
(d) Tidak terbatas oleh ruang dan waktu; 
(e) Internet dapat membuka kesempatan melakukan hubungan komunikasi dalam bidang pemasaran secara langsung.
Perkembangan sistem teknologi benar-benar menjadikan internet sebagai bagian dari kehidupan masyarakat modern saat ini, karena internet secara lengkap menyediakan kebutuhan akan informasi, berita, hiburan, serta ilmu pengetahuan. Dengan internet tidak ada lagi batasan antara ruang dan waktu dalam berkomunikasi dengan berbagai orang di berbagai belahan dunia. Internet mampu menghubungkan pihak yang satu dengan pihak lainnya secara bersamaan dengan prinsip komunikasi dua arah.
 Internet telah menggantikan posisi perpustakaan ataupun buku yang merupakan gudang ilmu pengetahuan. Semua informasi dari dulu hingga kini termuat dengan cukup lengkap di internet. Situs-situs seperti wikipedia menjadi Perpustakaan online terbesar, dimana hampir semua informasi akan kita peroleh dengan mudah dan gratis (bayar biaya akses internet saja). Belum lagi layanan ebook-ebook gratis yang isinya tidak usang dimakan waktu.  

KESIMPULAN
Fungsi Public Relations dasarnya adalah sebagai penghubung komunikasi antara publik dengan perusahaan/organisasi, serta membangun relasi kepada khalayaknya dengan tujuan terbangunnya citra yang baik terhadap suatu perusahaan/organisasi dengan menggunakan segala media yang dianggap sesuai dengan khalayaknya dalam menyampaikan informasi atau pesan yang akan dituju. Dalam hal ini e-pr adalah satu terobosan dari dunia teknologi yang membuat media baru dalam penyebaran dan melakukan informasi secara efektif dan efisien menggunakan internet. PR harus dapat melihat karakteristik perusahaan dan karakteristik khalayak, juga pesan dan hasil yang ingin dicapai, setelah itu barulah dapat memilih yang mana yang lebih cocok dalam pelaksanaan program–program tersebut. Public Relations Konvensional atau Cyber Public Relations (e-PR).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar